Txintxua Films, rumah produksi asal Negeri Basque yang berada di balik kesuksesan serial Netflix "Intimacy", resmi bergabung dalam produksi film kedua sineas Meksiko Ernesto Martínez Bucio. Film berjudul "This Is the Memory I Would Like to Have of Mom" — atau dalam bahasa Spanyol, "Éste es el recuerdo que me gustaría tener de mamá" — itu akan menjadi proyek koproduksi Spanyol–Meksiko bersama Colectivo Colmena, rumah produksi independen asal Meksiko.
Kabar ini menjadi angin segar bagi industri perfilman independen lintas benua. Berdasarkan laporan yang dihimpun Warkini International, proyek terbaru Martínez Bucio itu tercatat sebagai salah satu dari 15 proyek terpilih dalam Forum San Sebastián, ajang pertemuan koproduksi bergengsi yang berlangsung di sela-sela Festival Film Internasional San Sebastián, Spanyol.
Dari Berlinale ke San Sebastián
Nama Ernesto Martínez Bucio mulai melambung setelah film pertamanya meraih penghargaan bergengsi di Festival Film Internasional Berlin (Berlinale). Kemenangan di kategori film debut itu menempatkannya sebagai salah satu sineas muda Meksiko yang paling dinantikan karya berikutnya di kancah global.
Gaya penceritaannya yang intim dan berakar pada kehidupan sehari-hari menjadi ciri khas yang membedakannya dari arus utama sinema Meksiko. Lewat karya-karyanya, ia kerap mengangkat relasi keluarga, memori, dan ruang-ruang personal yang jarang tersentuh kamera.
"Martínez Bucio adalah salah satu suara baru yang paling jujur dari sinema Amerika Latin. Karyanya mengajak penonton masuk ke ruang paling privat kehidupan manusia, dan itu langka ditemukan di era sinema yang didominasi tontonan besar," ujar seorang pengamat film yang memantau perkembangan sinema independen Eropa dan Amerika Latin.
Judul film barunya yang panjang — "This Is the Memory I Would Like to Have of Mom" — sejatinya adalah sebuah pernyataan puitis tentang ingatan dan kehilangan. Frasa tersebut merefleksikan kerinduan seorang anak untuk menyimpan memori terbaik tentang ibunya, tema universal yang diyakini akan menyentuh penonton lintas budaya.
Duet Rumah Produksi Dua Benua
Di sisi produksi, kolaborasi ini mempertemukan dua kekuatan dari dua benua. Txintxua Films adalah rumah produksi Negeri Basque yang namanya melejit setelah memproduksi serial "Intimacy" untuk Netflix. Serial drama tersebut berhasil menarik perhatian penonton global dan membuktikan bahwa produksi asal kawasan Basque mampu bersaing di pasar internasional.
Sementara itu, Colectivo Colmena dikenal sebagai wadah bagi sineas-sineas muda Meksiko yang ingin keluar dari pakem industri mainstream. Bergabungnya dua rumah produksi ini dinilai akan memperkuat jaringan distribusi film independen di Eropa dan Amerika Latin.
- Film kedua Ernesto Martínez Bucio terpilih sebagai salah satu dari 15 proyek dalam Forum San Sebastián.
- Proyek ini merupakan koproduksi Spanyol–Meksiko antara Txintxua Films dan Colectivo Colmena.
- Txintxua Films adalah produser serial Netflix "Intimacy" yang sukses di pasar global.
- Film debut Martínez Bucio meraih penghargaan di Festival Film Internasional Berlin.
Forum San Sebastián: Gerbang Koproduksi Eropa–Amerika Latin
Forum San Sebastián merupakan salah satu platform industri paling berpengaruh bagi sinema Eropa dan Amerika Latin. Setiap tahun, puluhan proyek film dari dua kawasan tersebut dipertemukan dengan calon mitra produksi, distributor, hingga penyandang dana.
Terpilihnya "This Is the Memory I Would Like to Have of Mom" dalam forum ini menjadi sinyal kuat bahwa proyek tersebut dinilai layak secara artistik maupun komersial. Bagi Martínez Bucio, forum ini juga menjadi panggung untuk mematangkan rencana produksi sebelum filmnya masuk tahap syuting.
| Aspek | Keterangan |
|---|---|
| Judul | This Is the Memory I Would Like to Have of Mom |
| Sutradara | Ernesto Martínez Bucio |
| Rumah produksi | Txintxua Films (Spanyol), Colectivo Colmena (Meksiko) |
| Status | Salah satu dari 15 proyek Forum San Sebastián |
Prospek Film Independen dan Kolaborasi Global
Kabar ini juga menjadi pelajaran bagi ekosistem perfilman di negara berkembang, termasuk Indonesia: kolaborasi lintas negara menjadi kunci untuk menembus pasar internasional. Model koproduksi semacam ini memungkinkan sineas mendapatkan pendanaan, teknologi, dan akses distribusi yang sulit diraih sendirian.
Dengan dukungan dua rumah produksi dari dua benua, perjalanan "This Is the Memory I Would Like to Have of Mom" menuju layar lebar akan menjadi salah satu proyek yang paling dinantikan dari kancah sinema independen pada tahun-tahun mendatang. Publik tinggal menunggu kapan film ini mulai diproduksi dan tayang di festival-festival besar dunia.
Comments (0)